Raih Penghargaan, Tofik Buktikan Keterbatasan Bukanlah Hambatan

 

Memiliki kondisi yang tidak sama dengan orang pada umumnya, tidak membuat Tofik Bowo Santoso patah semangat menjalankan tanggung jawabnya. Sebagai sprinter J&T Express Boyolali, Tofik harus mengambil dan mengirimkan paket kepada pelanggan setiap harinya, tanpa mengeluh ia jalankan dengan ikhlas. Dengan semangat menjalankan tugasnya tidak disangka sejak bergabung di J&T Express pada Maret 2018 Tofik mendapat penghargaan sebagai sprinter terbaik shipment pick up Boyolali.

Mengawali pengiriman sekitar 70 paket per hari, dan terus meningkat bahkan dapat mengirimkan hingga 135 paket per hari. Tofik pun pernah mandapat tawaran untuk mengemban tanggung jawab lebih besar, namun saat itu ia masih belum lama bergabung dan masih ingin memaksimalkan kinerjanya. 

Berkaca pada diri sendiri adalah acuan bagi Tofik memompa semangat kerjanya. Terlebih dia melihat rekan yang lain bisa menjalankan tugas dengan baik, membuatnya semakin termotivasi untuk bisa melakukan hal yang sama bahkan lebih baik. Memang diantara rekan kerjanya Tofik memiliki kondisi tubuh yang Berbeda, namun hal ini tidak menjadi batasan untuknya.

“Keterbatasan fisik menjadi acuan buat semangat saya, prinsip saya walaupun saya sedikit berbeda. saya gak boleh kalah sama yang normal. mereka saja bisa kenapa saya gak, toh Cuma perbedaan fisik saja dan saya masih bisa melakukan kegiatan normal.” ungkap Tofik.

Kali ini ia dipindahkan untuk pengiriman di Kecamatan Sawit, yaitu loaksi Drop Point Sawit, Boyolali. Sebuah tantangan baru bagi Tofik dengan area yang baru untuk dijalani, dengan cermat ia mengatur paket yang datang dari malam dan pagi untuk dikirimkan sebelum jam 12 siang, kemudian dilanjutkan pengiriman sore hari, tidak terkecuali dengan alamat kirim yang cukup jauh dan bahkan hingga waktu 2-3jam perjalanan.

Semangat kerja yang tulus memotivasi Tofik tidak menjadikan sebuah beban, ia pun memaksimalkan pengiriman dengan sisa seminim mungkin, karena dari setiap alamat kirim ada saja penerima yang sedang tidak berada di tempat. Sehingga setelah selesai mengirimkan paket terakhir, ia harus menyempatkan waktu untuk mengatur kembali paket yang belum tuntas.

Tofik memilih profesi ini bukan hanya menjalankan tugasnya saja, tetapi ia ambil manfaat untuk menambah wawasan, bagaimana menghadapi orang yang  berbeda-beda, mengatur strategi, dan memenej waktu yang tepat,. Selain mendapat banyak informasi dari banyak orang yang ia temui dan juga menjadi tau pekerjaan bidang logistik.