Loyalitas Membuat Keinginan Imam Membeli Mobil Terwujud

 

“Gateway menjadi rumah saya” ungkapan ini diutarakan oleh pria kelahiran 1977 asal Semarang ini. Bergabung dengan J&T Express cabang Semarang sejak Agustus 2015, membuat Imam yang berprofesi sebagai transporter harus merangkap bekerja sebagai sprinter. Hal ini ia lakukan dikarenakan masih sedikitnya sprinter di area Semarang saat J&T Express baru saja dirintis. Namun Imam mengerjakan pekerjaannya dengan tekun dan tanpa mengeluh bahkan Ia rela bekerja hingga dini hari dan hanya beristirahat selama 4jam setiap harinya.

“Jadi paginya saya muat paket untuk dikirim ke drop point area Semarang setelah itu ada beberapa paket yang saya kirimkan langsung ke customer, bahkan ada juga yang saya pickup langsung. Saat itu paket belum sebanyak sekarang. Kurang lebih saya antar 20 paket di mobil gateway dalam waktu 24 jam hingga sampai ke tangan customer. Saya dan dua sprinter lainnya membagi paket untuk diantar supaya paket bisa sampai di customer secepat mungkin.” ujar Imam yang menjalani pekerjaan sebagai transporter sekaligus sprinter selama 3 bulan pertama.

Dengan loyalitas dan kerja keras yang Imam miliki, dalam kurun waktu 6 bulan Imam diangkat menjadi Leader Team Transporter Gateway dan saat ini ia telah memiliki 70 anggota tim. Dengan personil tim sebanyak itu Imam selalu melakukan pendekatan dengan tim, banyak memberi arahan saat meeting mingguan serta memberikan motivasi setiap hari kepada seluruh personil timnya. Menurut Imam, pendekatan personal dengan seluruh anggota timnya sangat dibutuhkan tidak hanya supaya pekerjaan dapat berjalan dengan lancar tapi juga dapat memupuk rasa kekeluargaan yang terjalin.

Ia menganggap bahwa pekerjaannya merupakan tanggung jawab yang bila tidak ia kerjakan maka siapa lagi yang dapat mengerjakannya dan bila pekerjaannya tidak berjalan dengan baik, maka ia akan merasa malu kepada orang yang telah mempercayakan pekerjaan itu kepadanya. Dalam kurun 3 tahun bekerja di J&T Express secara tidak langsung penghasilan Imam sudah mencukupi kebutuhan keluarga dan sedikit demi sedikit keinginan nya pun dapat tercapai hingga ia dapat membeli mobil. Imam merasa bangga menjadi bagian dari J&T Express yang terus berkembang bahkan ia memiliki visi yang sama dengan J&T Express yaitu untuk menjadikan J&T Express sebagai perusahaan no 1 di Indonesia dan Asia Tenggara.